Cara Membuat Odading, Makanan Khas Bandung yang Viral

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang kue khas bandung yang saat ini viral di media sosial yaitu Kue Odading atau kue bantal. Biasanya di Semarang kue bantal ini disebut Bolang-Baling. Di Bandung namanya Odading, rasanya manis, berbeda dengan cakue yang memiliki rasa asin. 

Ada yang mengklasifikasikannya sebagai roti goreng, kue goreng, dan gorengan. Jenis kue odading ini juga bisa diisi dengan berbagai isian, seperti pisang, coklat, tape, keju, dan lain-lain. Dan kue ini juga bisa diberi wijen. Kue odading juga dapat dibuat dengan berbagai kreasi tanpa menggunakan telur.

Kue Odading merupakan jajanan khas Jawa Barat. Dari mana asal nama “odading”? Alif Munsyi alias Remy Sylado, seorang pengamat sastra sejarah kata, menuturkan hal berikut.

“Odading” berasal dari teriakan kaget seorang wanita Belanda. Putranya menangis meminta untuk membeli kue yang dijual oleh anak-anak desa. Kuenya tidak bernama, hanya terdiri dari tepung goreng dan adonan gula. 

Nyonya penasaran, lalu menelepon penjual kue, menyuruhnya membuka daun pisang yang menutupi kue di atas nyiru. Melihat kue itu, nyonya itu berteriak kepada anaknya dalam bahasa Belanda, “O, dat ding?”. Artinya, “O, benda itu?”. Sumber perpustakaan Alif Munsyi, Bahasa Menunjukkan Bangsa (Perpustakaan Gramedia Populer, 2005).

Cara Membuat Odading

Bahan yang dibutuhkan:

  • 350 gram tepung terigu berprotein tinggi
  • 50 gram tepung kentang
  • 200 ml susu cair hangat
  • 2 potong mentega
  • 50 gram gula pasir
  • 1 butir telur
  • 1 1/2 sendok teh ragi instan
  • 1 sendok teh garam
  • Biji wijen panggang untuk taburan

Bahan Isi Odading (opsional) :

  • 100 gram kacang hijau
  • 100 gram gula pasir
  • 50 ml santan

Cara Membuat Odading :

  1. Rebus kacang hijau hingga empuk, tiriskan dalam saringan
  2. Didihkan santan dan gula
  3. Tambahkan kacang hijau dan aduk hingga mengental dan tampak seperti pasta kacang
  4. Angkat dan biarkan dingin
  5. Cara Membuat Odading
  6. Tuang tepung kentang dengan air panas hingga halus, dinginkan
  7. Campur tepung, garam, gula, ragi dan kentang tumbuk dalam satu wadah aluminium
  8. Tambahkan telur, mentega, dan susu cair sedikit demi sedikit, uleni hingga rata
  9. Tidak perlu terlalu kusam karena hasil akhir yang diinginkan adalah tekstur odading yang ringan dan hampa
  10. Tutupi adonan dengan bungkus plastik. Diamkan selama kurang lebih 30-40 menit di tempat yang hangat, biarkan mengembang
  11. Jika ukurannya menjadi dua kali lipat, kurangi adonan agar tekanan udara di dalamnya berkurang
  12. Letakkan di tempat yang rata dan taburi dengan tepung agar adonan tidak lengket
  13. Ratakan adonan dengan ketebalan kurang lebih 1 cm
  14. Potong adonan menjadi kotak kecil
  15. Ambil satu irisan adonan, tambahkan isian kacang hijau dan tutup dengan potongan adonan lainnya. Lakukan di seluruh adonan
  16. Olesi permukaan adonan dengan air dan taburi dengan biji wijen
  17. Diamkan kembali selama kurang lebih 10 menit untuk proses fermentasi kedua
  18. Panaskan minyak dalam wajan anti lengket, goreng hingga adonan berubah warna menjadi cokelat keemasan
  19. Tiriskan odading atau bisa juga pakai mesin peniris minyak.
  20. Odading siap disajikan

Nah itulah cara membuat kue odading bandung klasik. Jika ingin si kecil lebih suka dan lebih kekinian, Anda bisa mengoleskan selai cokelat di atasnya seperti gambar di bawah ini.

Sekian artikel tentang cara membuat kue odading khas Kota Bandung yang sedang viral di media sosial. Semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan sobat semua tentang jenis kue ini. 

Jangan lupa untuk dibagikan ke saudara, teman, keluarga, atau orang-orang di sekitar sobat semua agar manfaatnya dapat dirasakan oleh orang banyak. Terima kasih telah membaca artikel ini. Selamat mencoba dan semoga berhasil!!

Komentar Dinonaktifkan