Harta Kekayaan Mensos Tri Rismaharini Didominasi Aset Properti

JAKARTA – Tri Rismaharini alias Risma yang merupakan Wali Kota Surabaya dua periode ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Sosial (Mensos).

Risma menggantikan posisi Mensos sebelumnya yaitu Juliari Batubara yang saat ini menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos).

Penunjukkan Risma sebagai Mensos disampaikan langsung oleh Jokowi dalam konferensi pers bersama Wakil Presiden Maruf Amin di Istana Negara, Selasa (22/12/2020).

Sebagai politisi dan pejabat publik Risma memiliki sejumlah harta kekayaaan yang dipaloprkan dan tercatat pada laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN).

Dalam laporan terakhir pada 2018, total harta kekayaan yang dimiliki Risma senilai Rp 8,1 miliar dan didominasi aset properti berupa tanah dan bangunan dengan nilai Rp 6,4 miliar.

Adapun aset proeprti tersebut sebagai berikut:

  1. Tanah dan Bangunan Seluas 112 m2/90 m2 di Kota Surabaya senilai Rp 232 juta.
  2. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/50 m2 di Kota Surabaya senilai Rp 152 juta.
  3. Tanah dan Bangunan Seluas 135 m2/133 m2 di Kota Surabaya senilai Rp 1,6 miliar.
  4. Tanah dan Bangunan Seluas 264 m2/338 m2 di Kota Surabaya senilai Rp 4,4 miliar.

Selain itu, harta kekayaan Risma lainnya dalam bentuk kendaraan senilai Rp 985 juta, harta bergerak Rp 85 juta, Surat dan Setara Kas senilai Rp 580 juta, dan hutang Rp 952 juta.

Sehingga total harta kekayaan Tri Rismaharini berikut dengan hutang adalah sebesar Rp 8,1 miliar.

Sebelumnya, Jokowi melakukan reshuffle sejumlah menteri kabinet kerja Indonesia Maju, Pada Selasa (22/12/20209) kemarin.

Sebanyak enam menteri baru ditunjuk dan sekaligus menggantikan menteri-menteri sebelumnya.

Keenam menteri yang ditunjukkan yaitu Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan. [Source:Kompas]

Komentar Dinonaktifkan