Menteri KKP Sakti W Trenggono Punya 42 Rumah Dan Tanah Rp 54 Miliar

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sakti menggantikan posisi Menteri KKP sebelumnya yaitu Edhy Prabowo yang saat ini menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus dugaan korupsi suap benih lobster (benur).

Penunjukkan Sakti sebagai Menteri KKP disampaikan langsung oleh Presiden Jokowi dalam konferensi pers bersama Wakil Presiden Maruf Amin di Istana Negara, Selasa (22/12/2020).

Sebagai pejabat publik, Sakti diketahui memiliki sejumlah aset dan kekayaan yang dilaporkan pada 2019 dan tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam laporan tersebut, Sakti memiliki harta berupa aset tanah dan bangunan sebanyak 42 unit di sejumlah lokasi dengan total nilai Rp 54 miliar.

Adapun rincian tanah dan bangunan yang dimiliki Sakti adalah sebagai berikut:

  1. Tanah dan Bangunan Seluas 176 m2/77 m2 di Bekasi senilai Rp 323 juta.
  2. Tanah dan Bangunan Seluas 140 m2/54 m2 di Bekasi senilai Rp 373 juta.
  3. Tanah Seluas 3.000 m2 di Sragen senilai Rp 144 juta.
  4. Tanah Seluas 1.500 m2 di Sragen senilai Rp 54 juta.
  5. Tanah Seluas 350 m2 di Sragen senilai Rp 8 juta.
  6. Tanah Seluas 1.050 m2 di Sragen senilai Rp 106 juta.
  7. Tanah dan Bangunan Seluas 1.145 m2/600 m2 di Bekasi senilai Rp 4.2 miliar.
  8. Tanah Seluas 600 m2 di Bekasi, senilai Rp 1.7 miliar.
  9. Tanah dan Bangunan Seluas 293 m2/89 m2 di Cianjur senilai Rp 708 juta.
  10. Tanah Seluas 300 m2 di Sragen senilai Rp 14 juta.
  11. Bangunan Seluas 31.59 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp 621 juta.
  12. Tanah dan Bangunan Seluas 252 m2/132 m2 di Bekasi senilai Rp 515 juta.
  13. Tanah Seluas 255 m2 di Bekasi senilai Rp 745 juta.
  14. Tanah Seluas 600 m2 di Bekasi senilai Rp 1,7 miliar.
  15. Tanah dan Bangunan Seluas 479 m2/234 m2 di Jakarta Selatan senila Rp 10,5 miliar.
  16. Tanah Seluas 900 m2 di Bekasi senilai Rp 3,1 miliar.
  17. Tanah Seluas 1.575 m2 di Sragen senilai Rp 75 juta.
  18. Tanah Seluas 1.200 m2 di Sragen senilai Rp 43 juta.
  19. Tanah Seluas 1.460 m2 di Sragen senilai Rp 70 juta.
  20. Tanah Seluas 5.515 m2 di Sragen senilai Rp 110 juta.
  21. Tanah dan Bangunan Seluas 192 m2/54 m2 di Bekasi senilai Rp 496 juta.
  22. Tanah Seluas 15.000 m2 di Buleleng senuilai Rp 107 juta.
  23. Tanah Seluas 20.000 m2 di Buleleng senilai Rp 143 juta.
  24. Tanah Seluas 10.000 m2 di Buleleng senilai Rp 71 juta.
  25. Tanah dan Bangunan Seluas 900 m2/199 m2 di Bekasi senilai Rp 2,8 miliar.
  26. Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/189 m2 di Bekasi senilai Rp 1,1 miliar.
  27. Tanah Seluas 1.740 m2 di Boyolali senilai Rp 117 juta.
  28. Tanah Seluas 1.880 m2 di Boyolali senilai Rp 72 juta.
  29. Tanah Seluas 1.840 m2 di Boyolali senilai Rp 262 juta.
  30. Tanah Seluas 4.500 m2 di Boyolali senilai Rp 202 juta.
  31. Tanah Seluas 2.080 m2 di Boyolali senilai Rp.163 juta.
  32. Tanah Seluas 2.000 m2 di Boyolali senilai Rp 221 juta.
  33. Tanah Seluas 2.320 m2 di Boyolali senilai Rp 76 juta.
  34. Tanah Seluas 2.291 m2 di Karanganyar senilai Rp 32 juta.
  35. Tanah dan Bangunan Seluas 153 m2/54 m2 di Bekasi senilai Rp 412 juta.
  36. Tanah dan Bangunan Seluas 1.403 m2/322 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp 13,4 miliar.
  37. Tanah Seluas 3.000 m2 di Sragen senilai Rp 108 juta.
  38. Tanah Seluas 1.500 m2 di Sragen senilai Rp 72 juta.
  39. Tanah dan Bangunan Seluas 584 m2/328 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp 6 miliar.
  40. Tanah Seluas 1.500 m2 di Sragen Rp 72 juta.
  41. Bangunan Seluas 31.6 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp 621 juta.
  42. Bangunan Seluas 105.35 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp 2,5 miliar.

Selain itu, Sakti juga tercatat memiliki aset harta dan kekayaan lainnya, seperti kendaraan senilai Rp 6,1 miliar, harta bergerak lainnya Rp 16 miliar, Surat Berharga Rp 1,6 triliun, dan Kas dan Setara Kas senilai Rp 141 miliar.

Sehingga total kekayaan yang dimiliki Sakti adalah sebesar Rp 1,9 triliun.

Sebelumnya, Presiden Jokowi melakukan reshuffle sejumlah menteri kabinet kerja Indonesia Maju, Selasa (22/12/20209).

Sebanyak enam menteri baru ditunjuk dan sekaligus menggantikan menteri-menteri sebelumnya.

Keenam menteri yang ditunjukkan yaitu Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan. [Source:Kompas]

Komentar Dinonaktifkan