Meski Turun 3 Persen, Perkantoran Hong Kong Masih Termahal Di Dunia

JAKARTA – Harga sewa ruang perkantoran dunia kelas premium rata-rata mengalami penurunan sebanyak 3 persen selama setahun terakhir.

Director Global Research Jones Lang LaSalle (JLL) Jeremy Kelly mengatakan, hal ini menunjukkan adanya ketangguhan ruang kerja berkualitas.

“Saat kondisi pasar mulai beradaptasi dan kembali pulih, kami mengantisipasi baik investor maupun penyewa akan mencari perkantoran premium,” ujar Jeremy dalam laporannya, Rabu (23/12/2020).

Selain itu, pasar kelas ini juga menawarkan ruang kolaborasi yang berfungsi sebagai tempat bersosialisasi serta pusat inovasi.

Menurut dia, sektor perbankan dan keuangan serta para penghuni perkantoran premium akan menjadi pendorong permintaan sewa diikuti oleh perusahaan teknologi yang aktif di kota-kota besar dunia.

Meski mengalami penurunan, kawasan Central di Hong Kong nyatanya masih memimpin harga sewa perkantoran kelas premium di dunia sebesar 240 dollar AS per meter persegi atau sekitar Rp 3,4 juta.

Kemudian, disusul Midtown di New York seharga 235 dollar AS atau setara Rp 3,3 juta dan Finance Street di Beijing sebesar 192 dollar AS atau ekuivalen Rp 2,72 juta.

Berikut ini 10 kawasan teratas harga sewa perkantoran kelas premium dunia (per meter persegi):

  1. Central di Hongkong sebesar 240 dollar AS atau senilai Rp 3,4 juta.
  2. Midtown di New York sebesar 235 dollar AS atau setara Rp 3,3 juta.
  3. Finance Street di Beijing sebesar 192 dollar AS atau sekitar Rp 2,72 juta
  4. West End di London sebesar 189 dollar AS atau senilai Rp 2,68 juta.
  5. Marunouchi di Tokyo sebesar 170 dollar AS atau sekitar Rp 2,4 juta.
  6. Silicon Valley di California sebesar 162 dollar AS atau setara Rp 2,3 juta
  7. Central Business District (CBD) Beijing di Beijing sebesar 157 dollar AS atau setara Rp 2,23 juta.
  8. Shibuya di Tokyo sebesar 150 dollar AS atau setara Rp 2,13 juta
  9. Midtown South di New York sebesar 148 dollar AS atau senilai Rp 2,1 juta
  10. Shinjuku di Tokyo sebesar 132 dollar AS atau setara Rp 1,87 juta.
  11. < [Source:Kompas]

Komentar Dinonaktifkan