Periode 2020-2024, Pemerintah Tambah 2.500 Kilometer Jalan Tol Baru

JAKARTA – Pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol pada periode 2020-2024 mencapai 2.500 kilometer.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian menuturkan, kapasitas natural (natural capacity) Pemerintah membangun jalan tol per tahunnya sepanjang 500 kilometer.

“Artinya, kami melihat kapasitas natural saat ini untuk membangun jalan tol itu sekitar 500 kilometer per tahun,” terang Hedy dalam webinar nasional bertajuk ” Konektivitas Prasarana Jalan untuk Kesejahteraan Bangsa”, Senin (21/12/2020).

Sebelumnya, kata Hedy, pembangunan jalan tol pada periode 2015-2019 telah tercapai sepanjang 1.298 kilometer.

Artinya, pembangunan jalan tol pada periode tersebut mencapai sekiranya 300 hingga 400 kilometer per tahunnya.

Pemerintah berharap bisa meningkatkan kapasitas alami dalam target pembangunan jalan tol yang diikuti dengan berbagai inovasi, terutama di bidang finansial pembiayaan jalan.

Adapun jalan tol yang telah selesai konstruksinya pada tahun 2020 yakni, Tol Pekanbaru-Dumai, Tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu, dan Tol Depok-Antasari Seksi II Brigif-Sawangan.

Kemudian, Tol Sigli-Banda Aceh Seksi IV Indrapuri-Blang Bintang, Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 1 (Junction Cimanggis-On/Off Ramp Jatikarya), Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Seksi 1-3, Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi 3A (Simpang Yasmin-Simpang Semplak), serta Tol Pandaan-Malang Seksi V Pakis-Malang.

Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer telah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020).

Tol Pekanbaru-Dumai merupakan bagian dari Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) sepanjang 2.878 kilometer yang membentang dari Lampung hingga Aceh sebagai koridor utama.

Selain Tol Pekanbaru-Dumai, Jokowi juga telah meresmikan JTTS lainnya yakni, Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 4 Ruas Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 14 kilometer, Selasa (25/8/2020) siang.

Kemudian, Tol Depok-Antasari Seksi II Brigif-Sawangan sepanjang 8,6 kilometer juga telah beroperasi tanpa peresmian pada Kamis (18/6/2020).

Dengan beroperasinya jalan tol tersebut, diharapkan dapat memecahkan masalah kemacetan yang sering terjadi di jalan arteri.

Lalu, Tol Manado-Bitung ruas Manado-Danowudu juga telah diresmikan Jokowi sepanjang 26,35 kilometer, Selasa (29/9/2020).

Kehadiran Tol Manado-Bitung pun juga dapat memangkas biaya logistik di Pelabuhan Internasional Bitung menjadi lebih rendah.

Selanjutnya ,Tol Pandaan-Malang Seksi V Pakis-Malang pun telah resmi beroperasi pada Selasa (7/4/2020).

Seksi Pakis-Malang merupakan seksi terakhir dari Jalan Tol Pandaan-Malang yang dikelola oleh PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) dengan lima seksi sepanjang 38,48 kilometer.

Sementara itu, Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Seksi 1-3 telah resmi beroperasi sepanjang 29 kilometer mulai Sabtu (28/11/2020).

Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 1 (Junction Cimanggis-On/Off Ramp Jatikarya) telah beroperasi mulai Selasa (10/11/2020).

Sementara itu, Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi 3A (Simpang Yasmin-Simpang Semplak) juga akan beroperasi secara fungsional mulai 23 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.

Pengoperasian secara fungsional ini menyusul momen libur panjang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 ( Nataru).  [Source:Kompas]

Komentar Dinonaktifkan